• Thank you friends readers and passers-by for your continuous support to my blog. I will not be able to update often now and many articles and short story left hanging in the draft box due to the pressure of time lately but nevertheless I am trying to cope with it and will post few as time goes by.

    Pleasant day and have a good life.

    Love

    Sanaa

    Good things come to those who wait.
    Better things come to those who try.
    Best things come to those who believe.
    Desired things come to those who pray.

    "Islamic Thinking"

    A good traveler has no fixed plans, and is not intent on arriving.
    Lao Tzu

  • Archives

Sedih Berdua

Termenung Uda di tepi jendela
Begitu juga dengan si Dara
Di rumah masing-masing melayan rasa
Teringat mungkin pada tohmahan yg melanda

Hajat tersimpan kekal dalam genggaman
Tidak terusik oleh segala cubaan
Memutuskan mereka itulah kabaran
Sang Pencerita terima dari kawan-kawan

Kasih dan rasa pada Uda dan Dara
Telah lama sang pencerita bercerita
Sanaa and the gang tahu segala
Luahan rasa yang pernah di tulis adanya

Ombak dan badai telah Uda harungi
Menempuh hidup mengharap kasih di beri
Sabar menanti walau hati di lukai
Untuk memiliki hati yang sekeping ini

Berjanji Uda pada diri
Di genggam bara api hingga menjadi
Mungkin tiada siapa yang mengetahui
Hajat yang di simpan di dalam hati

Pada ibu Uda mengadu segala
Nasihat ibu jangan berputus asa
Asalkan jujur dan percaya
Pada Allah Yang Maha Esa

Setahun lama Uda menjejaki
Dara tidak mampu di lupai
Walaupun jauh asyik di perhati
Asalkan terlepas rindu di hati

Nasihat ibu tidak di lupai
Tidak pernah di paksa atau di sakiti
Tatkala Dara sudi di rapati
Ibu berdoa sehari-hari

Kini Dara yang amat di kasihi
Berada disisi ibu amat bersyukur sekali
Nasihat juga sentiasa ibu beri
Jangan sesekali Dara di sakiti

Uda bersyukur Dara di sisi
Perubahan di lalui adalah kehendak diri
Mencari kebaikan dengan rahmat yang di beri
Hasrat tersimpan telah nampak bukti

Cabaran dan dugaan silih berganti
Perubahan Uda di salah erti
Khianat dan dengki tidak berhenti
Ingin melihat Uda tiada haluan diri

Pandangan sinis Uda terima
Bila melihat Dara di sisinya
Tidak sepadan ada yang berkata
Berharap benar Dara berfikir semula

Itulah yang asyik di dengar sahaja
Sedih dan kecewa hamba di buatnya
Menolong tidak mengata pula
Apakah kita lupa pada dosa dan pahala?

Andainya Dara melangkah pergi
Meninggalkan Uda pasti tepuk sorak di beri
Janganlah adanya busuk di hati
Lagi dibuat lagi kukuh di pateri

Bersabarlah Uda dalam mengharunginya
Yakin dan percaya jodoh tidak kemana
Jangan di ikut kemarahan yang ada
Pasti Dara juga sedih mengenang semua

Tidak hamba kenal mereka berdua
Hanya melihat di kaca tv sahaja
Mendengar cerita orang berkata
Namun kasih ku kirim buat mereka

Keluhan berat Uda lepaskan
Airmata bergenang dalam kedukaan
Kesusahan dulu jadi sempadan
Uda merancang dan bersedia untuk masa depan

Hasrat di simpan di dalam hati
Setahun lama Uda menjejaki
Kini menunggu masa tanda di beri
Selepas ibu pulang dari haji tahun ini

Dara merenung keluar jendela
Teringat kekasih hatinya terluka
Masih ada juga yang bersuara
Dara keluar dengan lain jejaka

Tidak tahan Dara menderita
Melihat Uda memendam rasa
Berjanji akan sentiasa bersama
Susah dan senang di harungi jua

Biarlah orang terus berkata
Kata mereka mendatangkan pahala
Pada Uda dan Dara yang di kutuk sentiasa
Semuga hubungan kekal bersama

Uda dan Dara melayan rasa
Di tepi jendela kamar mereka
Titisan hujan penyejuk suasana
Semuga mekar dan teguh kasih di bina

Buatmu wahai Uda
Hasrat dirimu telah lama hamba rasa
Seandainya nanti terbaca coretan lama
Janganlah di tanya kenapa dan bagaimana

Tidak hamba ingat dan juga tahu
Bagaimana boleh di tulis begitu
Goyah hatiku sewaktu dahulu
Ketika tuan hamba duduk membisu

Padamu Dara hamba berpesan
Andainya ada sangsi harap jangan di simpan
Usia muda penuh pengalaman
Hamba percaya hatimu penuh keikhlasan

Jangan pula di turut semua
Kehendak Uda yang mengada-ngada
Orang lelaki ni tak boleh sangat di manja
Di beri satu sepuluh nanti di mintanya

Berterus terang jalan yang mulia
Jangan berkecil hati dan bermasam muka
Doa hamba iring buat kamu berdua
Terhindar dari segala cemuhan durjana

Sedih hati mengenang mereka
Apatah lagi mereka berdua
Uda telah bertemu sebutir permata
Bersama mencorak angan dan cita-cita

Dara temui pelindung diri
Merasa selamat ke mana sahaja pergi
Tidak berhajat memaksa pujaan hati
Segala di buat kemahuan sendiri

Uda dan Dara tidak pernah pergi
Dari hati sang pencerita ini
Akan ku ulang segala memori
Bahagia meniti cjoli moli

Owned and written by : Sanaa 02/10/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: