• Thank you friends readers and passers-by for your continuous support to my blog. I will not be able to update often now and many articles and short story left hanging in the draft box due to the pressure of time lately but nevertheless I am trying to cope with it and will post few as time goes by.

    Pleasant day and have a good life.

    Love

    Sanaa

    Good things come to those who wait.
    Better things come to those who try.
    Best things come to those who believe.
    Desired things come to those who pray.

    "Islamic Thinking"

    A good traveler has no fixed plans, and is not intent on arriving.
    Lao Tzu

  • October 2012
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Archives

Bayu Yang Berbisik

Suasana dingin malam
Tatkala gerimis berjatuhan
Daun-daun jatuh berserakan
Meresap tubuh dingin bersahutan

Gerimis menitis perlahan
Membasahi pipi
Titisnya makin terasa lebat
Membanjir kolam rasa
Bersama bayu yang berdesir

Saat kaki ku mahu melangkah
Sepohon cinta aku tinggalkan
Bersama pesanan

“Peliharalah pohon ini agar nanti
Adanya kelopak-kelopak bunga yang berseri
Menyeri maya pada setiap musim”

Kekasihku
Inilah ibarat pohon cinta kita
Bajai lah ia…sirami lah ia
Dengan belaian kasih
Agar ia tidak layu

Aku melihat wajahmu
Bersama dengan senyumanmu
Namun desir angin
Bagai mendatangkan ragu
Apakah kiranya nanti kuntuman tulip putih
Serta biru salju
Bakal mengikis rindumu
Pada haruman melor cempaka juga kenanga

Sesaat dinginnya Kota Paris
Ketika wangian mawar menyemarak rasa
Langit senja yang kelabu
Dingin bayu mendatangkan rindu
Membawa aku terus ke sisimu

Apakah kabar pohon cinta kita
Sudah berputik kah ia..
.

Aku masih di sini
Melusuri lorong-lorong sepi
Demi sebuah janji
Pada diri, keluarga dan tanah air sendiri
Bersama bayanganmu
Yang jauh aku tinggalkan

Aku masih di sini kekasihku
Mengikrar janji
Bahawa cinta yang ada
Akan terus dibaja dan disiram
Dengan kasih dan sayang
Moga nanti pohon cinta kita
Tidak akan pernah layu

Kekasihku
Tiupan bayu enak berlagu
Aku menitipkan rindu ini
Tanpa kata tanpa suara
Bertemankan langit nan jingga

Terdetik sesaat jua
Apakah nanti pohon itu akan layu
Namun segera aku tangkis
Lalu berkata
Dengan segala daya yang ada
Pasti pohon itu aku siram dan baja
Agar suatu hari nanti
Pasti ada kelopak-kelopak bunga
Bukti kasih kita

Hanya itu yang aku terdaya
Dalam mengharap kasih Yang Maha Esa
Bagi mendengar butir-butir kata
Dari hati ini

Gemerlapan neon Kota Paris
Apakah mungkin kau mengerti hati ini?

Owned and written by : Sanaa 06/10/12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: