• Thank you friends readers and passers-by for your continuous support to my blog. I will not be able to update often now and many articles and short story left hanging in the draft box due to the pressure of time lately but nevertheless I am trying to cope with it and will post few as time goes by.

    Pleasant day and have a good life.

    Love

    Sanaa

    Good things come to those who wait.
    Better things come to those who try.
    Best things come to those who believe.
    Desired things come to those who pray.

    "Islamic Thinking"

    A good traveler has no fixed plans, and is not intent on arriving.
    Lao Tzu

  • February 2013
    M T W T F S S
    « Jan   Mar »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728  
  • Archives

Sedih Hatiku

Duduk-duduk di petang hari
Terkenang daku cjolimoli
Boleh menitis airmata di pipi
Melihat ulangan Nur Kasih tadi

Ku seru nujum Parsi
Entah kemana menghilang diri
Dah ku jampi jua berhari-hari
Masih tidak muncul di dalam mimpi

Pesanan jua telah ku titipkan
Dari Zoey yang mau pertemuan
Namun nujum masih belum kelihatan
Sedih ku menjadi seluas lautan

Duduk salah berdiri juga salah
Malam hari tidur ku resah
Hati sentiasa dilanda gundah
Semakin hari semakin parah

Apalah yang dikenang sehingga parah
Terkejut diriku berdebar tak sudah
Aduhai nujum salam jua tak endah
Nasiblah diriku ini tidak rebah

Nujum ketawa senang sekali
Salam diberi riang di hati
Janganlah gundah bersedih lagi
Ini kekanda nujum sudah kemari

Salam ku sambut senyuman beriring
Melihat nujum senyum tak kering
Hai sang pencerita…jangan jeling-jeling
Nanti mata nujum naik juling

Tawa kami memecah sunyi
Hilang sedih bersarang di hati
Lalu ku kabar resahnya diri
Setiap kali mengenang cjolimoli

Untuk apa bergundah gulana
Tafsiran telah ku beri sekian lama
Doa katanya terus dipinta-pinta
Kenapa masih bermuram durja?

Terkedu hamba dengan pertanyaan
Apakah maksud apakah kesimpulan
Di manakah harus ku letak harapan
Andai ini yang nujum sarankan

Wahai adinda sang pencerita
Kita ini semua hambaNYA
Tatkala dugaan datang melanda
Itulah saat kita mesti peka

Dugaan itu menjadi ujian
Sejauh mana harapan jadi kenyataan
Di mana pula letak keyakinan
Semasa doa kita pohonkan

Nujum Parsi bijak bistari
Datangmu menghiris hati
Kenapa tidak dahulu dikabar begini
Boleh ku pejam mata buat tak peduli

Yang buruk itu banyak khasiatnya
Andai diambil dengan hati terbuka
Selagi kita yakin dan percaya
Doa senjata yang paling mulia

Dahulu hamba datang membawa kabar
Pastinya sudah tuan hamba sebar
Harapan dahulu menjadi tegar
Kenapa sekarang merasa gentar?

Tidak yakin perkara biasa
Gundah gelana buruknya cerita
Andainya hati ikhlas menerima
Cahaya impi akan menjadi milik kita

Biarkan semua mencemuh mencaci
Jangan kita campur sekali
Bertanyalah pada hati
Apakah doa dipohon ikhlas sehari-hari?

Sakit di mata jangan sakit di hati
Kelak nanti hidup tak diberkati
Istighfar sebaik-sebaik amalan dicontohi
Setiap kali datangnya cubaan menguji

Angan-angan dan keyakinan
Tidak datang tanpa sokongan
Rahsia Allah jangan diperolokan
Badan merana sakit berpanjangan

Wahai adinda sang pencerita
Apakah faham apa yang dikata?
Kekanda nujum faham segalanya
Dek cerita dan mata…hati gundah gulana

Kerana itu kekanda nujum sarankan
Rasa bahagia yang pernah tersimpan
Jangan sesekali diambil ringan
Itulah rahsia serta kunci kebahagiaan

Senyuman nujum manis sekali
Terasa pula sayu di hati
Dek faham nasihat diberi
Lalu tidak salah menggenggam mimpi

Menggapai mimpi dengan usaha
Doa dipohon usaha berganda
“Hold on to your dreams” nujum berkata
“The best yet to come” sambungnya pula

Lompat tinggi-tinggi setiap hari
Ritual sihat kuman tak menembusi
Jangan hati berkulat dendam sana sini
Menghabiskan masa kosong di hati

Nujum mohon berundur diri
Bilang sama Zoey minggu depan jumpa lagi
Date and place sms nanti
Adinda pula jangan terus bersedih hati

Ingat pesanan kekanda
Jangan gentar walau di hujung nyawa
Selagi nafas Allah kurnia
Bersyukur kita ke atas segala

Sakit hari ini bukan untuk selama
Ingat sentiasa Allah mendengar semua
Yang sedih ada bahagianya
Yang sakit ada ubat penawar juga

Itulah saja pantun luahan hati
Dek kerana membaca sana sini
Apakah kini manusia lupa diri
Salah sendiri tidak di cermin lagi

Selamat bertugas wahai teman
Terima kasih dengan sokongan
Baik buruk di dalam ruangan
Sepuluh jari mohon kemaafan

Owned and written by : Sanaa 25/02/12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: