• Thank you friends readers and passers-by for your continuous support to my blog. I will not be able to update often now and many articles and short story left hanging in the draft box due to the pressure of time lately but nevertheless I am trying to cope with it and will post few as time goes by.

    Pleasant day and have a good life.

    Love

    Sanaa

    Good things come to those who wait.
    Better things come to those who try.
    Best things come to those who believe.
    Desired things come to those who pray.

    "Islamic Thinking"

    A good traveler has no fixed plans, and is not intent on arriving.
    Lao Tzu

  • August 2013
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Archives

Kemanisan iman

Apa yang kita yakini dalam hati menentukan sudut pandang (world view) kita seterusnya mempengaruhi sistem nilai, sikap serta kelakukan kita. Orang yang memiliki hati yang tenang (hasil keimanannya kepada Allah) akan melihat segala yang berlaku dari sudut pandangan aqidah (tauhidic mindset), lantas sistem nilainya mengikut perspektif Allah dan Rasul-Nya. Nilai ini akan mempengaruhi sikapnya. Ia akan menjadi seorang Mukmin yang segala kelakukannya berpandukan syariat dan akhlak Islamiah.

“Words to be ponder about…perspective and eye view”

Genta Rasa

20130805-215216.jpg

Mengapa soal hati sangat penting? Hati adalah kuasa penggerak dalam diri manusia. Jika hati dikuasai kebenaran, nescaya ia akan menjana kebaikan. Sebaliknya, jika hati dipenuhi kebatilan, ia akan melahirkan kejahatan. Hati yang dipenuhi kebaikan dan kebenaran ialah hati yang berkualiti. Ia mampu menghadapi apa juga cabaran atau masalah dalam hidup. Manakala hati yang dikuasai kejahatan dan kebatilan ialah hati yang lemah. Ia akan goyah menghadapi masalah dan cabaran dalam hidup.

Apabila hati tidak berkualiti, segala yang dilihat, difikir, dirasa dan dibuat serba tidak kena dan tidak puas. Yang kaya, berkuasa dan ternama akan terus memburu kekayaan, keseronokan dan hiburan sehingga sanggup menempuh jalan yang salah untuk mencapai maksud yang tidak pernah puas. Mereka ini umpama meminum air laut, makin diminum semakin haus. Atau memburu fatamorgana – bahang yang sangat panas disangka air.

Lihat sahaja Presiden Hosni Mubarak (Mesir), Zainal Abidin bin Ali (Tunisia) dan terkini Muammar Gaddafi (Libya) yang tidak…

View original post 699 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: